Takut Gagal di Malam Pertama?

By Mariska Lubis

Ditemani bintang-bintang yang berkelap-kelip seakan bernyanyi dan menarikan lagu serta tarian cinta yang syahdu dan mendayu-dayu. Diiringi alunan lembut suara ombak di pesisir pantai yang turut hanyut dalam kebahagiaan cinta dua sejoli yang sedang dimabuk asmara.
Sang tuan puteri nan cantik jelita telah bersiap sejak berbulan-bulan sebelumnya. Tatkala janji telah terucap mahkota mahligai takhta akan diserahkannya di atas peraduan bertaburan mawar merah indah berduri.

Sang pangeran pun bergetar hati, jiwa, dan raganya. Janji yang terucap seakan sebuah tali nan suci yang mengingatkannya dengan sebuah asa untuk mendapatkan mahligai mimpi yang terindah.


Dua minggu menjelang. Sang pengeran pun bertanya:

“Mbak, kalau malam pertamanya gagal gimana?”
Gagal???
“Yah, kalau saya nggak bisa “berdiri” bisa kacau!”
Memangnya impoten?!
“Nggak, sih! Cuma takut cepat selesai saja. Malu, kan, Mbak?! Pertama, gitu,lho!”
Takut gagal pentas atau takut malu?
“Dua-duanya kali, ya, Mbak!”
Hehehe… bagus, deh, kalau ngaku!

Yah, ini dia, yang namanya pria. Yang dipikirkan hanya urusan kepuasan dan ketidak-puasan. Padahal jiwa ksatria dan kasih sayang yang lembut serta murni adanya jauh lebih dibutuhkan. Ya, kan, Mbak?

Tuan puteri tidak mau kalah. Datang bertanya di hari yang berbeda.

“Luluran sudah. Creambath sudah. Facial dan maskeran juga sudah. Wax sana sini juga sudah, tuh! Apalagi ratus… wah, itu, sih nomor satu, deh! Tambah jamu lagi! Lingerie hitam yang seksi pun sudah saya siapkan. Tapi, kok, rasanya ada yang kurang, ya? Apaan, ya, Mbak?!”
Hihihi… Kalau ini sih, takut dibilang kurang sempurna.

Yah, namanya juga perempuan. Paling nggak suka kalau dibilang jelek. Apalagi bau! Padahal hati yang bersih dan tulus serta pikiran yang jernih jauh lebih menggoda iman. Ya, kan, Mas?

Wajar kalau setiap calon pengantin merasa khawatir dengan malam pertamanya. Habis, banyak cerita-cerita indah juga, sih! Bikin tambah penasaran! Tambah khawatir juga! Apalagi semua maunya serba ideal. Serba sempurna. Padahal, nyantai aja, lagi! Namanya juga pertama. Wajarlah kalau ada error sana sini. Asal jangan keterusan saja. Bisa repot nantinya!

Semakin kita panik, semakin sulit, lho, mendapatkan sebuah kesempurnaan. Semakin kita tenang, semakin mudah impian itu tergapai. Kalau kita memang tidak pernah berbuat sesuatu yang salah sebelumnya, jangan takut! Yang penting stamina saja yang dijaga. Olahraga teratur, istirahat yang cukup, banyak minum air putih, dan makan makanan yang sehat akan sangat membantu. Biarkan cinta dan nafsu yang menggelora di dalam tubuh kalian berdua lepas dan bebas. Toh, sudah sah jadi suami istri ini. Nikmati saja, lagi!!!

So, jangan panik, ya, Mas?! Ya, Mbak?! Tenang membawa nikmat, lho!

7 Oktober 2009
——————————–

Mariska Lubis. Banyak menulis di situs kompasiana.com. Situs bLog dirinya ada di Asamariska’s Blog.

About -dN5
Here I am........

5 Responses to Takut Gagal di Malam Pertama?

  1. Pingback: Cinta? Hmm… « Stories From The Road… SFTR

  2. Can Ing says:

    Kayaknya di zaman sekarang ini sudah ga kenal yang namanya kawatir di malam pertama. Yang ada juga cuma nafsu membara, begitu acara selesai maunya langsung tempur….

    • -dN5 says:

      Humm… Menarik juga Can Ing… Apakah sudah begitu pandangan di masyarakat kita?
      Tentu ada pergeseran nilai-nilai yang diyakini rupanya….

  3. nez says:

    lucu deh…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: