Negri Entah Tak Bertuan…

By Ira Ginda

heiy.. sosok bangku tegak tak duduk…
tetap sapa sesiapa yang tunjuk menunjuk
tubuh kokoh mu lurus tak berbentuk
tiga kurawa berbalik searah telunjuk
terbisanya hanya dengan mengutuk
cakrawibawamu tak pernah tunduk

heiy.. raga rumput teki tak bernurani
kemanakan jejak sejarah ranah negri kami
gonggongan anjing dikebiri pun kan mati
makan memakan rusuk basa basi hati
rebutan umpan busuk cacing pita babi

badut dasi berjas resmi tetaplah badut
dengan riasan mimik tebal pun akut
mereka tak pernah takut akan maut
walau kelakuan cuma sedikit yang patut
ketokan palu pertanda manut tuk ikut
perjamuan lingerie sampai giro tersangkut
cagar budaya harta milik pun terangkut
pundi-pundi agroekonomi pun habis dan bangkrut


heiy.. rahang anggun menawan tak berhati
kemanakan warisan nenek moyang milik kami
hitung berjuta-juta peluh raga sakit dibohongi
siap aliri tinta pada lembar kisah korupsi
hanya aspal panas tersiram di kaki
tak ada makanan tuk berbagi
tak ada papan tuk melindungi
tak ada sandang tuk dipakai lagi
segalanya melambung tinggi dihembus awan
minum dan makanan habis tertinggal cawan

apalah lagi yang tertinggal…??
apakah perlu segala terpental…??
apakah perlu sinedrama membual…??
lalu apakah yang kami pintal…??

hanya ada kata-kata yang tak bermakna
hanya ada doa-doa malam yang bersapa
hanya ada isakan anak dan kaum papa
itulah kami dalam….

NEGRI ENTAH TAK BERTUAN

tapi tetap berTUHAN

ranah maya… beranda biru, 5 Desember 2009
———————————————

Ira Ginda. Tinggal di Cikarang. Sering menulis di situs-situs pertemanan.

About -dN5
Here I am........

11 Responses to Negri Entah Tak Bertuan…

  1. nez says:

    iya kenapa jadi begini yaa…
    aku g ngerti….
    keadilan itu…. ???

  2. wihh mantap bro..
    feelnya dapet banget..
    hehehe..
    salam kenal..

    • -dN5 says:

      Sama2 teman…. Salam !
      Itu karya seorang teman yang menyumbang ke bLog ini… Dibacakan saat Hari Anti Korupsi Se Dunia, 9 Desember 2009 kemarin…

      (Nanti aku berkunjung ke bLog’y yaaa….)

  3. Pingback: Negara Gombal.. « Stories From The Road… SFTR

  4. mushodiq says:

    Indah dan menawan, tajam setajam silet, untaian kata yang datang dari relung hati yang paling dalam dan hasil renungan serta ratapan yang tajam, hati menangis dan menjerit sekeras-kerasnya melihat penderitaan bangsa yang tercabik-cabik oleh dusta dan keserakahan, entah harus bagaimana mencari jalan keluarnya, tapi yang pasti ratapan hati akan lebih “tajam” hasilnya dari apa-apa yang telah mereka perbuat.

    Terima kasih atas semangatnya.

  5. ira ginda says:

    makasih don…selalu semangtiku….salam awal hijrah

  6. Pingback: Susno Duadji Ditahan… Waduuhh………… « Stories From The Road… SFTR

  7. kemana langkah yang selalu membisu ,tersuap

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: