Manusia…

By Christina Yenny

Mari kita sebut saja manusia itu bernama “UWONG”…
Ia seorang nelayan. Setiap hari ia memancing ikan di tengah laut.
Hari itu dia mujur, berhasil menangkap ikan lebih banyak dari hari-hari sebelumnya.
Sewaktu dia sedang mengarah pulang menuju pantai, ia merasakan adanya ketidakseimbangan pada kapalnya. Rupanya kapal itu bocor dan air mulai membanjiri kapalnya…

Uwong berdoa:
Ya, Tuhan
Apabila Engkau menyelamatkan jiwaku dan semua ikan yang kutangkap ini, maka SETENGAH dari hasil penjualan ikan ini akan kusumbangkan untuk tempat ibadah

Rupanya doa Uwong dikabulkan Tuhan Yang Maha Mendengar….
Kapal Uwong terus melaju mengarah dan mendekati pantai.


Merasa jiwanya akan selamat, Uwong berpikir:
Aaaah…, mungkin kebocoran tadi sebenarnya nggak parah-parah amat…

Uwong berdoa :
Tuhan, Engkau kan Maha Pemberi…
Berarti Kau sebenarnya nggak membutuhkan sesuatu…
Tuhan, maafkan aku, ya…
aku kan cuma nelayan yang miskiiiin….
Dan aku yakin, Kau pasti akan memaafkan aku…
Maafkan ya, yang akan kusumbangkan ke rumah ibadah, SEPEREMPAT saja dari penjualan semua ikan ini…

Tuhan memang Maha Pemaaf…
Maka kapal Uwong masih terus melaju, semakin mendekati pantai.

Uwong bertambah keyakinannya, bahwa ia akan bisa mencapai pantai dan selamat.

Uwong berdoa lagi :
Tuhan…
Maafkan aku, seorang nelayan yang sangat miskin ini…
Engkau kan tahu… untuk memenuhi kebutuhan keluargaku saja, aku tidak mampu… apalagi untuk memberikan sumbangan…
Kan tempat ibadah kepada-MU tidak kekurangan sesuatu…
Namun aku masih rela menyumbangkan SEDIKIT hasil penjualan ikan ini untuk tempat ibadah kepada-Mu itu…

Kapal itu terus melaju… dan akhirnya sampai ke pantai…
Uwong gembira, bersyukur dan berpikir bahwa kerusakan kapalnya memang tidak terlalu parah… jadi wajar saja dia bisa selamat sampai di pantai.

Uwong lalu berdoa:
Tuhan…
Engkau Maha Pemaaf, Maha Pemberi… Maha Kuasa…
Apakah yang Engkau butuhkan
Segala yang ada di dunia kan Engkau yang memberi
Jadi jika Kau membutuhkan sesuatu Kau bisa menciptakannya sendiri…
Kami – para manusia biasa – ini yang sebenarnya sangat membutuhkan banyak hal…
MAKA SEMUA HASIL PENJUALAN IKAN INI AKAN KUGUNAKAN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KELUARGAKU…
Kau sangat mengetahui keadaanku…
Kau Maha Pemberi…
Kami tidak dapat memberi-Mu sesuatu apapun
Namun bagaimanapun juga aku mengucapkan Terima kasih kepada-Mu, Tuhan…
Terpujilah Nama-Mu!
Amin…

29 November 2009
———————————–

Christina Yenny. Tinggal di Jakarta, pegawai swasta.

(Diolah dari Anand Khrisna)

About -dN5
Here I am........

3 Responses to Manusia…

  1. nez says:

    qo ga punya rasa terimaksih d……
    cerita’y inspiratif d…

  2. lin says:

    manusia memang aneh….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: