Striptease di Kings Cross…??? Humm…..

Seorang teman menuliskan pengalamannya ini setelah kembali dari Aussie (Australia). Dia punya pengalaman yang rada nyeleneh… Mau tahu kawan? Yaa…. Mula-mula dia hanya berjalan-jalan biasa di Sydney dan sebagaimana layaknya turis kebanyakan, dia mencari hotel untuk tempatnya menginap.
Setelah check-in di hotel dia bersama beberapa teman lain yang menginap mencoba berjalan santai di sekitar hotel, tetapi umumnya kota-kota di Australia bukan seperti di Jakarta looh…. Penduduk Australia jauh lebih sedikit dari penduduk di negeri kita, mereka hanya berpopulasi sekitar 20 juta penduduk di benua tersebut…. Sehingga tidak usah heran bila melihat suasana kota-kota di Australia yang terlihat lengang, kecuali barangkali di downtown Sydney dan pusat kota Sydney……

Jangan harap di sekitar hotel ada warung atau kios rokok seperti layaknya bisa kita temui di Jakarta atau kota-kota lain di Indonesia, atau apalagi tukang mie baso yang lewat di depan rumah… Hahaha….. Karena suasana sepi, sehingga mereka sudah memutuskan untuk kembali ke kamar. Sebab, jalan di depan hotel juga sudah sepi. Toko-toko di sekitarnya juga sudah tutup, kecuali satu toko seperti minimart di seberang hotel yang buka 24 jam.
Tapi begitu masuk lobi hotel mereka disapa akrab petugas front office yang menanyakan dari mana saja jalan-jalan. Mereka pun jujur menjawab dari Kings Cross… “Ngapain jauh-jauh ke sana… Di dekat sini saja ada tempat hiburan kok…,” kata dia.


Sekedar catatan Kings Cross merupakan salah satu kawasan terkenal di kota Sydney yang merupakan kawasan hiburan dan lampu merah. Kita memang bisa melihat banyak club disana, terutama tempat-tempat penari bugil atau striptease dengan pelayan yang topless, bahkan di kawasan ini bisa kita temui toko buku untuk dewasa (adult bookshops) dan nightclub, café yang berlomba menarik pengunjung. Yaa… tempat hiburan bagi kalangan dewasa yang membuai….

Setelah mendapat informasi dari petugas front office di atas, mereka terlihat sedikit bimbang, karena tadinya kaki sudah mau melangkah ke kamar hotel… Wah asyik nih….. Hehehe….. Mereka kemudian bertanya lebih jauh soal tempat itu dan di mana letaknya. Setelah mendapat penjelasan rinci, kemudian naik ke kamar untuk menaruh barang-barang dan janjian ketemu lagi di lobi. Sepakat untuk tahu seperti apa sih show tari bugil itu… Kenapa mereka penasaran dengan pertunjukan seperti ini…?

Ya… kelihatannya tadi saat berjalan di kawasan Kings Cross, mereka terpana dan masih sungkan atau malu-malu kucing melihat kilauan lampu disana-sini dan melihat pria penjaga di depan club yang menawarkan jasa agar berkunjung ke tempat-tempat seperti itu.

Dari hotel mereka tak perlu berlelah-lelah, karena tempat itu letaknya persis di belakang sebuah restoran burger, di ujung blok seberang hotel. Beruntung salah satu di antara mereka tampaknya sudah agak paham bagaimana cara masuk ke tempat hiburan macam itu.

Setelah membayar 20 dollar untuk tiket, mereka dipersilakan masuk ke dalam melalui tangga, persis kayak mau masuk ke gedung bioskop. Di belokan tangga, seorang perempuan muda mempersilakan naik lagi.

Ketika masuk, mereka memperhatikan ada dua pria dan seorang perempuan yang tampaknya bukan penari. Di sudut lain ada dua atau tiga pria didampingi perempuan muda yang mengenakan baju sekenanya. Bisa dipastikan si perempuan adalah satu di antara belasan penari yang akan tampil…

Saat pertunjukan pengunjung diijinkan menyentuh si penari dengan syarat membeli amplop kecil melalui pelayan yang berkeliling. Nilainya 10 dollar per amplop. Satu sesi pertunjukan biasanya berlangsung sekitar 10 menit dengan menampilkan dua penari sekaligus. Keduanya biasa naik ke panggung pertama yang ada tiang stainless-nya tadi masih dengan pakaian lengkap, meskipun tak sepenuhnya menutupi tubuhnya.
Di “panggung utama” itulah mereka meliuk-liukkan tubuhnya mengikuti irama musik dengan gerakan liarnya. Tarian “pembuka” itu tak sampai dua menit. Setiap penari biasanya lalu membuka sepatu dan baju luarnya hingga tersisa, bikininya saja… Gleeekk
Dengan hanya underwear two pieces itu, mereka kemudian berlenggak-lenggok di atas panggung kedua dan ketiga, persis di depan hidung pengunjung. Adegan itu pun tak lama karena mereka akan langsung membuka pakaian yang tersisa hingga betul-betul bugil abisss……!!!

Tubuh polos itu akan meliuk-liuk, menggelepar-gelepar dan “makin terbuka” di depan hidung pengunjung yang memegang amplop… Aturan mainnya jelas, pengunjung boleh memelototi tubuh polos yang terbuka di depan hidung…, memejamkan mata…, menahan-nahan napas dengan lidah menjulur-julur… sementara mata berkejap-kejap sambil bibir berdecak-decak…, Jihaaaa…… tetapi sama sekali tidak boleh memegang kulit apalagi mencolek tubuh si penari…🙂
Yang diperkenankan hanyalah menyelipkan amplop berwarna gelap itu di ujung stocking yang dikenakan si penari, yang bisa dibayangkan akan menyentuh daerah ‘sensitif’ si penari… Aduuuhh…. Nyeesss…!!

Maka, selama sekitar satu jam menonton pertunjukan tari bugil itu, yang berkelebat di benak mereka bukanlah keinginan untuk membeli amplop agar bisa sedikit menyentuh kulit mulus si penari, yang rata-rata muda.., mulus.., dan cantik…….., tetapi justru pertanyaan untuk apa pengunjung buang-buang uang ratusan dollar hanya untuk dibuat pening kepalanya…

Bila melihat kebanyakan pengunjung yang memberikan sedikitnya 20-an amplop…. Yaaahh….. 20 amplop berarti sudah 200 dollar atau Rp 1.600.000 dihabiskan untuk memberi tips kepada para penari. Belum lagi membayar tiket masuk dan membeli minuman saat di dalam club atau makanan kecil…
Humm…… Kalau dipikir-pikir, apa ya yang didapat dari menonton pertunjukan ini…? Kepuasan batin? Hahaha….

(Diolah dari berbagai sumber)

Artikel lain kLik disini…

About -dN5
Here I am........

6 Responses to Striptease di Kings Cross…??? Humm…..

  1. lin says:

    lucu aahh.. ceritanya….😉

  2. Can says:

    Mending duitnya dipake makan, masuk restoran mewah bawa duit 1,6 lumayan makan ampe puas. Udah itu kenyang lagi. Hehe…. dasar tukang makan yah….

    • -dN5 says:

      Hahaha…. Kadang-kadang rasa ingin tahu memang mahal harganya…..🙂
      Kisah yang menarik dan lucu bila dipikirkan……… hehe…..

  3. anamontana says:

    busyet……………mending buat makan …….hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: