ATM Disayang, ATM Dibobol….. Sindikasi Hacker Internasional Beroperasi di Bali… Kota Lain Menyusul??

Penggunaan mesin ATM seperti yang kita kenal selama ini sangat membantu dalam aktivitas kehidupan sehari-hari, masyarakat secara luas menggunakannya dan memanfaatkannya. Konsekuensi kehidupan modern memang mengedepankan kepraktisan dalam kesehariannya, tetapi disamping kemudahan yang ditawarkannya melekat kerawanan pada diri perangkat ini, apalagi terkait kasus terbaru pembobolan mesin ATM terhadap 6 buah bank di Bali.

Klik link berikut untuk lebih jauh memahami kerja ATM Skimming dan Modus Operandi Pembobolan ATM…..

Kasus ini ditengarai dilakukan oleh sebuah sindikat kejahatan internasional yang berdomisili di Toronto, Kanada dan Rusia (dengan modus keahlian menyusup data nasabah melalui jaringan teknologi informasi) yang memilih wilayah operasi di Bali. Nasabah yang menjadi korban pembobolan uang melalui ATM pada sejumlah bank di Bali jumlahnya terus bertambah, bahkan informasi terakhir diberitakan menjadi ratusan orang, termasuk juga warga negara asing, antara lain dari AS dan Rusia.

Bank Central Asia (BCA) mengakui, ada sekitar 200-an nasabahnya yang mengalami transaksi mencurigakan. Total kerugian yang diderita akibat kasus ini diperkirakan mencapai Rp 5 miliar.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Gde Sugianyar di Kuta, Kabupaten Badung, Rabu – 20 Januari 2010 mengatakan, “Jika sebelumnya 13 orang, kini yang datang melapor kepada jajaran kami sudah berkisar 15-20 korban.
Para korban yang datang melapor itu adalah mereka yang selama ini menjadi nasabah atau pemegang ATM pada Bank BCA, Bank Permata, dan Bank BNI, menyusul informasi lain kasus ini menimpa bank lain seperti BRI, BII dan Bank Mandiri.

Lebih jauh modus operandi pembobolan ATM ini diperkirakan mirip kejahatan perbankan sindikat kejahatan internasional seperti yang disampaikan Kombes Gde Sugianyar, kejahatan semacam ini sesungguhnya pernah terjadi dua tahun silam di luar negeri. Modusnya, pelaku memasang sebuah alat yang bisa mengkopi data di kartu ATM, termasuk nomor PIN (personal identification number) ketika nasabah melakukan transaksi, “Kemungkinan-kemungkinan seperti itu, bisa saja terjadi di sini, terutama di ATM-ATM yang pengamanannya kurang, seperti tidak dilengkapi CCTV…

Ruby Z Alamsyah, pakar forensik teknologi informasi mengatakan memang belum ada solusi keamanan yang menjamin transaksi ATM sepenuhnya bebas dari kejahatan seperti skimming, sehingga kita yang diminta wasapada, demikian seperti yang disampaikannya pada situs online kompas.

ATM yang Seperti Apa?

Biasanya, skimming hanya dilakukan di ATM-ATM jenis lama,” katanya. Hal ini menurut dia ATM-ATM jenis ini rawan dan sangat terbuka.

Ada dua alat yang biasa dipasang pelaku di AM untuk mencuri data kartu ATM korban. Pertama, alat skimmer untuk mencuri data magnetik. Kedua, kamera pengintai (spycamera).

Ruby menjelaskan bahwa skimmer ditempel di mulut ATM tempat memasukkan kartu. Alat ini biasanya dibuat dari gypsum dan didesain cocok dengan bentuk ATM dan warnanya pun dibuat mirip dengan warna ATM, seperti yang didemonstrasikannya pada tayangan sebuah televisi berita, TVOne kemarin.

Tapi, sebenarnya gampang dikenali. Warnanya pasti sedikit beda dengan badan ATM. Sering kali juga retak karena diimpor dari Amerika biasanya retak selama di perjalanan karena dibuat dari gipsum,” tambahnya.

Sementara penggunaan kamera, modus yang digunakan adalah memasang di sekitar badan ATM. Kamera spycam ukurannya tipis dan memanjang sehingga bisa ditempel di atas atau samping tombol untuk mengetik PIN. Tempat lain yang perlu diwaspadai adalah kotak di samping ATM yang biasa dipakai untuk menaruh leaflet.

Dengan kata lain memang kita diminta sangat berhati-hati bila mau mengambil uang di ATM, mulai dari melihat lingkungan sekitar ATM, apakah ada satpam disana, apakah cukup banyak orang atau pun petugas lain, di depan mesin ATM pun kita dituntut untuk hati-hati saat akan menekan tombol angka PIN, bila perlu ditutup tangan satu lagi, sehingga bila pun ada kamera tak terlihat, akan kesulitan dalam melacak angka yang kita tekan… Hahaa…..

Pihak perbankan pun menyampaikan agar masyarakat tetap tenang, karena semua kasus kerugian akibat pembobolan ATM ini akan ditanggung oleh pihak bank, mengingat hal ini sudah menjadi bagian jaminan sistem keamanan yang disediakan. Persoalannya, seberapa jauh kasus ini dapat diatasi oleh pihak-pihak yang terkait, untuk menghindarkan meluasnya ke kota-kota lain.
Humm…….

Artikel terkait…
1. Empat Modus Pembobolan ATM – kompas online, 23 Januari 2010.
2. Pembobolan ATM Bagian dari Kejahatan Internasional.

(Diolah dari berbagai sumber, Foto Iman Suryanto)

About -dN5
Here I am........

8 Responses to ATM Disayang, ATM Dibobol….. Sindikasi Hacker Internasional Beroperasi di Bali… Kota Lain Menyusul??

  1. Tehnologi makin canggih kejahatan juga ….
    Untuk menghindari kejadian di atas saya lbh setuju cara konvensional… datang ke Bank terdekat, (bisa lgs berinteraksi dgn orang2 bank), kyk jaman dulu… mrk minta KTP… proses deh… Memang untuk orang2 sibuk gak mungkin ya… tapi untuk keamanan mgkn bs membantu….

    • -dN5 says:

      Benar Lena… Cara terbaik tentu meminta bantuan langsung pihak bank, walau menjadi lambat…..

      Bukannya ada motto ‘Biar lambat asal selamat…..’ ..Tapi memang kembali ke masing-masing…….🙂

  2. Shanti L. says:

    Sepanjang ada jaminan dr pihak bank, kayaknya aku ga khawatir deh….
    Apakah ada keterlibatan orang dalam?

    • -dN5 says:

      Kasus yang sedang ramai, mbak…, tentunya…….. gerak cepat dari pihak berwenang akan menenangkan masyarakat….

  3. anamontana says:

    kenapa yah di indonesia sering terjadi pencurian terus…??

    • -dN5 says:

      Yaa… karena pihak yang mempunyai otoritas selalu menganggap segalanya beres, menunggu sampai datang bencana dulu…. Kan tipikal bangsa kita….🙂

  4. nez says:

    katanya menurut berita udah pd ditangkepin polisi yaa….

    • -dN5 says:

      yang penting kan pihak bank tidak menyalahkan para nasabah…. nasabah seringkali dikatakan ceroboh, padahal pembobolan ini sudah berlangsung lama….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: