Java Jazz 2010 Sudah Mulai… Siapa Yang Menonton..?

Sebulan sebelum pagelaran ini dimulai, berbagai pesan singkat (SMS), email dan pesan melalui inbox di situs-situs pertemanan sudah gencar menawarkan tiket tontonan Java Jazz 2010 di Jakarta ini… Aku sebenarnya tertarik untuk menonton acara ini, tetapi kupikir barangkali nanti saja bila sudah semakin dekat harinya baru diputuskan, sehingga kutampik tawaran teman-teman yang menawarkan tiket murah dan berharga miring…. Haaa…. Itu bukan ide bagus loohh…. Kan sebaiknya memutuskan untuk menonton sejak jauh hari sebelum harga tiket semakin membumbung, apalagi bila para calo (yang diyakini Oom Peter F Gontha sebagai Ketua Panitia acara akan bebas calo…) sudah memasuki arena…

Hal baru dari tontonan budaya ini adalah lokasi yang biasanya di Jakarta Convention Centre (Balai Sidang) dipindahkan ke JIEXPO Kemayoran, Jakarta – Arena PRJ, tentu pertimbangannya agar bisa menampung antisipasi luapan penonton yang dari tahun ke tahun yang semakin banyak… Terlepas belum tentu semua yang hadir adalah penikmat jazz murni, malahan aku yakin buat yang senang ‘cuci mata’ menikmati gadis-gadis cantik ibukota berseliweran di arena ini tentu akan sangat terpuaskan…🙂


Sejujurnya bila melihat harga tiket yang ditawarkan, wuiiihh….. Jelas mahal buat masyarakat kebanyakan, boro-boro beli tiket, melihat kenaikan harga di pasar saja sudah pening kepala… Hahahaa….. Seperti yang kubaca di sebuah tweets (semacam status update kalau di facebook…) di situs twitter dari seorang teman, “Heran deh gw.. melihat penonton yang bengong aja waktu nonton John Legend di panggung, sudah bayar mahal… Eeehhh.. dia malah kagak ngerti lagu-lagunya…..” Iya dong….. Sebagian penonton masuk ke arena panggung tertentu ya.. karena melihat antusiasme penonton yang terus meluber di panggung-panggung tertentu, jadi bisa saja ikutan aja dueehhh…. Mungkin aja dipikir kok panggung yang ini rame banget… Gitu loohh…..

Sesuai rencana seperti yang diberitakan di situs kompas online, Jakarta International Java Jazz Festival (JIJJF) 2010 atau tepatnya pagelaran keenam akan menyuguhkan 209 pertunjukan selama tiga hari berturut-turut pada 5, 6, dan 7 Maret 2010 di Jakarta International Expo (JI Expo), Kemayoran, Jakarta dimulai. Founder Chairman Java Jazz, Peter F Gontha, dalam jumpa pers JJF 2010 di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu, 3 Maret 2010 menyampaikan, bahwa “Tahun ini ada 430 musisi asing, belum lagi ditambah dengan band pengiringnya. Jadi, total 1.300 musisi semuanya, termasuk dari Indonesia.

JJF 2010 ini menyuguhkan 75 pertunjukan musik per harinya, “Setiap hari ada sekitar 75 show dari artis Indonesia dan international artist,” terang Direktur Program JJF 2010 Eki Puradireja.

Bagi penikmat jazz ini pasti akan dapat memuaskan dahaga batin menonton pemusik jazz papan atas dunia yang datang ke Jakarta, tetapi panitia rupanya sangat menyadari bahwa karakter dasar masyarakat Indonesia yang romantis, sehingga tak heran dalam ajang jazz kali ini pun, penyanyi-penyanyi yang mampu menebarkan aura romantisme didatangkan, mau lihat contohya…? Lihatlah panggung Hall D2 yang menjadi panggung utama Java Jazz Festival tahun ini… ada John Legend boo…, penyanyi dan multi-instrumentalis asal Springfield, Ohio, AS ini membuat lubeeerrr…… Jadilah sebuah pentas jazz akbar dengan taburan bintang yang piawai melantunkan nada-nada cinta… Aiiyyhh

Tak ragu memang, John Legend mempesona… Walau dia menyanyikan lagunya yang membuat dia terkenal “Ordinary People” baru pada bagian akhir acara… Toch penonton tetap terpuaskan…, walau menurut beberapa penonton, panggungnya kurang tinggi, sehingga penonton yang berada agak di belakang terpaksa berdiri… Penampilannya disambut lebih riuh ketimbang David Murray yang boleh disebut sebagai legenda hidup musik Jazz – bagi yang ngerti musik jenis ini yaa…, setidaknya bila ukurannya luberan penonton… Penampilan penyanyi soul R&B ini benar-benar menjadi primadonna acara pada hari pertama, Jumat malam.

Selain Legend yang terkesan musiknya lebih ringan dan bernuansa pop juga ada Toni Braxton yang sudah tidak asing lagi dengan tembang “Unbreak My Heart“, kemudian ada penyanyi R&B kelahiran Milwaukee – AS Eric Benet yang memuaskan penonton pada malam pertama dengan lagu superhit band legendaris The Rolling StonesSatisfaction” menjadi berbau jazzy, Kenny ”Babyface” Edmonds, tetapi buat penggila jazz jangan khawatir deh…. Ada beberapa nama besar di dunia jazz, selain David Murray yang sudah manggung duluan, masih ada Roy Hargrove, Randy Brecker, sampai-sampai sang ”singa muda” jazz dunia Christian McBride juga turut hadir, dan tak dapat diabaikan grup jazz vokal yang bakal membuai dengan teknik liukan-liukan suara yang menggetarkan kalbu… The Manhattan TransferJihaaaa…….

Yaa… Semua punya hak memilih – menonton atau tidak, demikian juga bila raga dan batin menjadi lelah dengan rutinitas… Atau lelah dengan hingar bingar politik di negeri kita, kenapa nggak menghibur diri dengan musik dulu kan sambil melepas penat akan kesibukan sehari-hari…? Bahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada hari kedua mau ikutan nonton loohh…. Waaahhh… Emangnya presiden kita doyan musik jazz..? Presiden SBY menyaksikan acara di panggung utama Hall D2 Diane Warren, dan Diane Warren justru dikenal sebagai penyanyi lagu pop country dan pencipta lagu, salah satu lagunya yang terkenal dalam film “Armageddon“… ”Don’t Wanna Miss A Thing”… Bisa saja panitia pagelaran ini… Membaca semua celah yang dimungkinkan, walau tontonannya jazz, tapi semua yang bisa dilakukan agar menarik minat khalayak ditampilkan… Hebat deh

Soo… Jadi nonton nggak yaa…. Ayooo duueeehh……..😉

Artikel terkait —
1. JJF 2010: 209 Pertunjukan, 1.300 Artis Musik, dalam Tiga Hari
2. Java Jazz 2010

(Foto kompas/Kristianto Purnomo, Priyombodo)

About -dN5
Here I am........

9 Responses to Java Jazz 2010 Sudah Mulai… Siapa Yang Menonton..?

  1. Shanti L. says:

    Arenanya luasss banget… Cape juga pindah-pindah panggung… Tapi memang asyiikkk qo…..
    Diane Warren….. Hummm……….😉

  2. setya montana says:

    Huaaaaaaaaaa……… Apa sih enaknya musik jazz..? Padahal kalo denger bikin ngantuk… hehee…..🙂

    • -dN5 says:

      Hahaa… mas Setya…. Iya ya…. Tapi dengerin jazz salah kali…. Ada yang yang jazz rock juga loohh…..

  3. Pingback: Nada-nada Cinta dari John Legend… « Hari-hariku setelah kemarin…..

  4. jun says:

    jazz…. jazz….. jazzz……. tuuuuuttt…… hihihihi……
    siipp….🙂

  5. yitno says:

    jazz,,,,,,,,,,,,,enak juga biar suasana tambah romantissssssssssss,

  6. Pingback: “Like A Star” Corinne Bailey Rae.. ‘Bintang’ Java Jazz Festival 2011 « Stories From The Road… SFTR

  7. Pingback: Corinne Bailey “Like A Star” Rae.. ‘Bintang’ Java Jazz Festival 2011 « Stories From The Road… SFTR

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: