Opera Semalam

By Susy Ayu

seorang laki laki parlente dan semerbak sibuk berkemas
perempuan cantik dengan onderdil wajah buatan luar negri ikut membantu
: rekeningku di Swiss aman gak, pa?
: aman dong, ma !
bibir mama menyeringai tentu maksudnya tersenyum puas

seorang pemuda tanggung berdiri mengawasi di depan pintu
: cepat kemasi barangmu, kita tidur di hotel malam ini, besok ke Hawaii
pemuda itu memperlihatkan rasa malas secara terang terangan
: pacarku gimana?
: bawa aja, papanya juga sama dengan papamu


di layar televisi terpampang besar besar wajah sang papa
lengkap dengan kronologis sebuah peristiwa yang
mencincang semua hati pemirsa

seorang gadis kecil berlari menyusul ke kamar
: papa masuk tivi, ada rekaman suara segala !
: papa casting dubbing telenovela ! pemuda tanggung menyambar tak perduli
: tapi katanya korupsi, katanya makan uang rakyat, apa itu ma? si kecil tak mengerti
: hush..gak bener itu, jangan percaya ucapan orang yang iri !
: papa dikasih uang sama pak Sanin? Kata pak Sanin, dia itu rakyat biasa !
nama seorang supir terucap
: papa itu sudah naik haji, bangun mesjid, punya anak asuh dua ratus tujuh puluh satu, makan uang rakyat gimana? mama nyerocos
si kecil menyerah karena makin tidak mengerti

papa tambah pucat tak bersuara, bersembunyi di balik mama yang piawai
lalu terbirit birit menyingkir sambil meraih ponsel pemuda tanggung
: ponselmu gak disadap ! papa menjelaskan singkat
di pojok ruang yang terpisah suaranya berbisik
: sayang, jangan khawatir, rekeningmu aman, semua aman !

sebuah keluarga yang berusaha bahagia berkumpul dalam kamar
papa sibuk menentramkan debarannya
pemuda asyik menulis status facebook dari ponsel
gadis kecil sibuk mengganti baju boneka barbie asli
mama meluruskan kaki dengan senyum yang susah dipahami

ah, yang penting harta tak terlacak, papa pasang badan – negara mau apa lagi? Kalau uang hasil korupsi sudah jadi tai mana bisa diambil kembali? Paling tiga tahun di dalam bui, usahaku di luar negri sudah makin menjadi, dan kami bisa berkumpul lagi

dengan makin mengerikan mama menyeringai..

8 Desember 2009
————————————-

Susy Ayu. Sering menulis di berbagai media, termasuk di Oase Kompas, tergabung dalam komunitas “Penyair Perempuan di Facebook” serta penyair perempuan yang tergabung dalam buku “Merah Yang Meremah“. Tinggal di Jakarta.

About -dN5
Here I am........

4 Responses to Opera Semalam

  1. jun says:

    menarik….

  2. rinie says:

    sesuai dengan keadaan saat ini yaaacchh…..😉
    suka d….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: