Batam Rusuh… Pekerja Mengamuk…

PT Drydocks World GrahaBenarlah kata pepatah, “Mulutmu Harimaumu…!” Bermula dari sebuah kalimat pelecehan oleh seorang supervisor asal India di perusahaan galangan kapal PT Drydocks World Graha di Tanjung Uncang, Batam, Kamis, 22 April 2010 yang mengatakan, bahwa “Semua orang Indonesia bodoh…” dalam sebuah briefing rutin kepada sekitar 20 karyawan di bagian piping di pagi hari sekitar jam 0800an, – seperti dilansir dari kompas online.


Pekerja Drydocks BatamKita pun bila mendengar hal ini, walau kita hanya seorang karyawan biasa sekalipun, tentu akan keberatan, karena sudah menyangkut ‘harga diri‘ bangsa. Aku yakin semua perasaan karyawan disana niatnya adalah bekerja sebaik-baiknya. Kondisi batin psikologi bangsa kita saat ini terutama orang-orang biasa kebanyakan, adalah memperbaiki taraf hidup, hanya mimpilah bila berpikir dalam suatu pekerjaan untuk bermain-main. Kesempatan kerja di sebuah perusahaan asing pastilah disyukuri dan dijalani dengan pengabdian.

Kondisi batin karyawan Indonesia seperti ini rupanya tidak dimengerti oleh para ekspatriat (pekerja asing), terutama bila melihat kondisi ekonomi bangsa, aku yakin mereka tak banyak dan tak paham mengapa kita bekerja pada mereka. Pekerja kita selalu berusaha keras bekerja sebaiknya, bila pun ada hal yang tidak atau kurang dikuasai, kewajiban perusahaan untuk memberi ‘training‘ dan bukannya mencela.

Amuk Massa BatamPerkataan yang disampaikan itu langsung menyulut emosi para pekerja lokal, termasuk supervisor yang berasal dari Indonesia. Tak sampai setengah jam, kemarahan itu sudah tersebar luas hampir ke semua pekerja di galangan kapal yang jumlahnya mencapai 8.000an orang.

Kerusuhan BatamKerusuhan pun terjadi, pekerja lokal mulai merusak kantor, gudang penyimpanan, dan membakar mobil yang ada di areal kantor perusahaan. Aparat keamanan dari Polri dan TNI yang datang tak kuasa berbuat banyak, para ekspatriat India lantas diungsikan dari amuk karyawan perusahaan.

Ekspatriat MengungsiPara pekerja asing dilarikan melalui jalur laut ke kantor Poltabes Barelang dengan kawalan ketat dengan senjata lengkap untuk menghindari resiko dikeroyok para pekerja ini.

Yang tersisa kemudian, walau kerusuhan satu hari ini sudah mereda, adalah kepulan asap yang terlihat di beberapa areal gudang induk perusahaan. Pihak kepolisian mendata kerusakan, sekitar 27 mobil rusak, 15 terbakar, dan 4 gedung dibakar. Yaaa… Begitulah, “Mulutmu harimaumu…!” Pernyataan mahal dari sang supervisor yang tidak setara dengan jumlah kerugian yang terjadi…

(Sumber kompas online – 22 April 2010, Foto http://www.drydocks-sea.com/, Foto Tribun Batam/Nurul Iman, Kompas/FX Laksana Agung S.)

Artikel Terkait:
1. Ekspatriat Jadi Tersangka Pemicu Amuk.
2. Foto-foto Amuk Buruh di Batam.

About -dN5
Here I am........

18 Responses to Batam Rusuh… Pekerja Mengamuk…

  1. Reza says:

    Sbenarnya bnyak hal yg mnjadi pemicu kjadian tersebut..,bahkan sudah sejak lama sikap dan arogansi pekerja asing (khususnya India), terjadi d Batam dan puncaknya hari Kamis, 22 April 2010 kemarin…

    Kbijakan perusahaan juga sbenarnya mjdi pemicu.., yg memberikan gaji para ekspatriat di atas gaji para karyawan lokal, walopun sbenarnya jabatan para ekspatriat tsbt bawahan dari pekerja dari Indonesia sndri..,shga timbul ksenjangan sosial…..

    Semoga kjadian ini bisa mnjadi evaluasi bagi kita semua…..

    • -dN5 says:

      Benar mas Reza… Sejujurnya keterlibatan pemerintah dalam sistem salary yang proporsional perlu diterapkan – guna melindungi bangsa kita juga, hal yang sama dialami oleh beberapa teman yang pernah bekerja sama orang-orang India ini, mereka memberikan salary yang ‘miring’ kepada kita….. Padahal keahliannya sangat tidak memadai….

      Jadi kecemburuan sosial itu sudah lama mengendap di hati para karyawan…. Kejadian di atas hanya puncak saja dari rasa jengkel di hati mereka…..

  2. Shanti L. says:

    India seperti ini ga ngerti negeri kita….. Emang ini zaman penjajahan apa?? Ngomong seenaknya….!

  3. pablo says:

    Sudah sepantasnya bagi kuli India diterima perlakuan begitu… Orang kerjanya sembah sapi ya…. Kelakuannya ya seperti sapi lah = binatang…..

    Hidup pekerja lokal…..! Salam Indonesia Merdeka….! Lanjutkan Perjuangan Indonesiaku….. Biar orang-orang keling tahu….. Ini Indonesia bukan Singapore ataupun Malingsial (eeh… Malaysia..), kalau ada orang Malaysia libas juga jangan kasih ampun………

  4. veri d. says:

    Mereka pikir sama spt dikampungnya.., kasta rendah utk dihina.., makanya belajar menghargai sesama manusia…
    Kalian mencari kekayaan lewat keringat para buruh.., toh.. tanpa mereka kalian pun gak bisa bekerja… Makan tuh omongan lu…..

    • -dN5 says:

      Iya mas Veri dan PabLo… Hal-hal yang kelihatan kecil, tetapi kemudian berdampak luar biasa…. Sungguh pelajaran berharga..!

      Tentu kita lanjutkan perjuangannya yaa…. !!

  5. rini says:

    India yang ke Indonesia itu umumnya yang kelas 4… Yang pintar sudah ke Amerika duluan, atau ke Eropa dan Kanada…

    Kalo yang ke Singapore yang kelas 3 nya deh…. Jadi maklum aja yang kerja di negeri kita dapatnya yang sudah ‘butut’….. Inilah dampaknya, bila orang ga punya ‘level’ diberi otoritas….

  6. bam's says:

    Kacau tuuh ekspatriatnya…..

  7. ogy says:

    knapa hrus ada pihak asing juga yg hrus mngelola prusahaan itu…..
    knapa ga kta pke pihak lokal…??
    bnyak orng2 Indo yg mampu buat prusahaan itu maju….

    • -dN5 says:

      Ya begitulah mas Ogy…. Kadang2 kita juga heran, kenapa seringkaLi suatu kebijaksanaan dalam aturan ketenagakerjaan kita dalam implementasinya, justru melemahkan pihak kita sendiri…..

  8. Lyanti ゆきこ Parmasahati says:

    Wewwww…. Sama gilanya dung…. Indonesian Style…. dikit-dikit bakar…ngamuk…. Capppeee deehhhhhh….. klo menurut gue…. harusnya dengan adanya perkataan tuh si India harusnya bikin semangat dung buat buktian bahwa die kaga bener….malahhhh bakar-bakar….????

    Yaaaaa…. Cuupaaeeeeeee dehh….. hiks….. trus bis tutup tuh tempat cari nafkah… Bikin perusahaan baru yaaaa…. ????? Bagus deh….. berarti Indonesia dah mulai bangkit dung… MENCIPTAKAN LAPANGAN KERJA baru hihiiiiiiiii……

    :-SS……

    Gitu deh… kLo pikiran pendek… ngga India ngga Indonesia sama stresssssnya…
    :-/

    • -dN5 says:

      Persoalan ini sebenarnya sudah lama dipendam oleh para karyawan, jadi saat si India ‘ngoceh‘… Itu hanya menjadi faktor ‘trigger‘ saja….
      Tunggu meledaknya…

  9. Lyanti ゆきこ Parmasahati says:

    “KASIH itu Sabar… Rendah hati, tidak cemburu… Murah hati… “…… KEKERASAN bukan jalan keluar…. ^_^

  10. Romeo says:

    Semua sudah berlalu…manusia tidaklah luput dari kesalahan. Harapan Saya itu tidak akan terulang lagi. Bangsa kita juga orangnya terlalu mudah diprovokasi. Gampang ikut arus. Tanpa berpikir jernih sebelum bertindak…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: