Segitunya….. Masak “Burung” Ariel Juga Dipelototin…

Ariel-LunaMembaca sebuah artikel di kompas.com, jam 1430 wib Rabu, 7 Juli 2010 berjudul “Ups, “Burung” Ariel Ikut Diperiksa” jelas membuat aku terkaget-kaget… Ada apa niyy… Sampai segitunya…

Tampaknya pihak kepolisian menjadi sangat lincah menangani kasus video porno yang diduga melibatkan tiga artis. Jomplang deh bila kemudian membandingkan dengan kasus yang menyangkut dugaan korupsi yang dilakukan para perwira Polri seperti yang diberitakan majalah Tempo dalam edisi “Rekening Gendut Perwira Polisi“…..

‘Burung’nya ikutan diperiksa? Woooww… Mengapa tidak segera mencari siapa yang meng-upload video tersebut, eehh… malah sibuk ngurusin Nazriel Irham, yang – sebagai vokalis band – dikenal dengan Ariel…🙂


Kabid Penerangan Umum Mabes Polri Kombes (Pol) Marwoto Soeto mengatakan, Pusdokkes Mabes Polri telah melakukan uji fisik terhadap nama-nama selebriti yang diduga terlibat, ketiganya juga menjalani pemeriksaan anatomi tubuh, mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki.

Kami periksa bagian dalam dan luar, baik yang kasat mata maupun enggak. Semuanya kami periksa, misalnya kakinya berapa sentimeter, tangannya berapa sentimeter, bentuk tubuhnya diukur,” ujar Kombes Marwoto, Rabu, 7 Juli 2010 termasuk pemeriksaan pada alat kelamin Ariel yang tak luput dari uji pemeriksaan…..

Herannya entah dari mana dapat informasi, hasil uji fisik bocor ke luar, bahwa “burung” Ariel memiliki panjang 21 sentimeter.

Kombes Marwoto tidak secara tegas membenarkannya, “Mungkin dikurangin 1 sentimeter kali, ya. Saya enggak ngerti itu. Itu bagian forensik,” jawabnya sambil tertawa.

Apa yang aneh disini? Hal yang begitu pribadi bisa bocor ke masyarakat luas, kalau begitu bukan Ariel saja yang dapat dipersalahkan, pihak yang membiarkan hal pribadi seperti ini tersiar keluar tampaknya juga dapat dipersalahkan bukan? Bagaimana seandainya bila Ariel kemudian menuntut ‘hak’nya atas informasi pribadi seperti ini tidak di’bocor’kan, polisi mau menanggungnya…?

Kasus yang aneh. Lihatlah pendapat Komnas Perempuan tentang kasus video bermuatan seksual ini, seharusnya fokus utamanya adalah persoalan pendistribusian video porno, masyarakat kadung mempersepsikan sebagai masalah moralitas, apalagi bila merujuk pada UU Pornografi yang multitafsir. Tampaknya polisi pun menafsirkan bahwa kasus ini memiliki dampak sosial yang luas disejajarkan dengan kasus nasional dan Ariel-lah yang dijadikan rujukan…

Apakah kasus-kasus lain seperti yang dirisaukan oleh Prof. J E Sahetapy menyangkut proses pembusukan hukum yang merajalela, dimana ”polisi, jaksa, pengacara, dan hakim berkomplot” (Tempo, 20-6-10) seperti yang ditulis beliau di Kompas Cetak, 6 Juli 2010 tidak berdampak nasional?

Sementara itu dalam hal kasus video porno, Yustina Rostiawati (kompas.com, 2 Juli 2010), Komisioner Komnas Perempuan, menjelaskan kasus ini semakin diperkeruh dengan banyaknya tafsiran dan sikap yang sama. Yakni menimbulkan ketegangan, menghakimi moralitas, pembiaran, dan ancaman dari berbagai pihak terhadap sosok dalam video, bahkan main hakim sendiri dari masyarakat…..

Seharusnya begitukah? Masyarakat perlu dicerahkan terkait kasus ini, kapan si pengunggah pertama dapat ditetapkan sebagai terdakwa… Moralitas itu soal lain, karena menyangkut hal lebih besar terkait bagaimana negeri kita memiliki ketahanan terhadap hal serupa yang ‘akan’ terus mendera, menyangkut strategi dan cara membendung perkembangan melubernya industri pornografi dunia, seperti yang terlihat di dunia maya…

(Berbagai sumber. Foto AFP)

About -dN5
Here I am........

One Response to Segitunya….. Masak “Burung” Ariel Juga Dipelototin…

  1. emi says:

    sereeeemmm……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: