Obama Sudah Pergi… Selanjutnya Bagaimana?

Kuliah Umum Obama di Kampus UI - 10 November 2010

Kuliah Umum Obama di Kampus UI - 10 November 2010

Ketika Barack Obama, Presiden Amerika Serikat menginjakkan kakinya bersama pesawat kepresidenan Air Force One di bumi Indonesia, kampung halamannya yang kedua… Tanggal 9 November 2010 kemarin, pukul 1625 wib, kalimat pertamanya, “Apakabar, Selamat Sore…” dan kemudian di Istana Negara sore harinya mengadakan jumpa pers dalam pidatonya sempat mengucapkan, “Assalamualaikum….” dan “Terimakasih…..

Kehadirannya mampu menyihir negeri kita dan sedikit memberikan ‘hiburan’ di tengah derita bangsa yang sepertinya tak kunjung henti – mulai dari Banjir Wasior, Gempa Sumbar, Tsunami Mentawai dan Merapi Meletus, walaupun ada juga pihak-pihak yang skeptis akan kehadirannya dan menyangsikan manfaat dari kunjungannya ini… Terlepas dari pro-kontra kehadirannya, kenyataan yang terpapar dihadapan kita adalah kepiawaian beliau dalam komunikasi politik, yang justru amat langka kita temui di negeri kita saat ini, pemimpin yang mampu mengartikulasi pemikirannya dengan bahasa yang mudah dimengerti, mampu mendekati secara akrab, mempunyai selera humor dan menggunakan istilah yang langsung menawan masyarakat pendengar yang hadir dalam pidato-pidatonya yang memang memukau.

Lihatlah kemampuannya saat memulai kuliah umum di Balairung Kampus UI, 10 November 2010 pagi, pukul 11.10 wib kemarin, ia seperti hari sebelumnya memulai, “Assalammulaikum dan Salam Sejahtera….” Kemudian ia masih menambahkan dengan kata-kata berikut yang langsung membuat ‘geger‘ dan ketawa gemuruh dari sekitar 8000 hadirin di balairung kampus tersebut, “Pulang kampung, nich…” Hahahaaaaa…….. Bravo Mr President !


Seorang mahasiswa yang hadir seperti dikutip dari situs kompas.com, 10 November 2010, dalam kuliah umum Obama tersebut, Abdul Haris, mahasiswa UI menilai mahasiswa patut meniru sifat Obama yang rendah hati dan dapat memposisikan dirinya seolah-olah bagian dari rakyat Indonesia saat berbicara….

Obama dia itu friendly banget, tidak terlalu mandang orang, walaupun dia orang nomor satu di dunia, dia tetap rendah hati, jaga sikap, sehingga orang juga respect sama dia,” ujarnya.

Terlihat kharismatik, bijaksana, dan pemikirannya tidak hanya dari satu sisi saja…

Acara Makan Malam - Istana Negara, 9 November 2010

Acara Makan Malam - Istana Negara, 9 November 2010

Belum lagi pendekatan beliau saat jamuan makan malam di Istana Negara, ia dengan fasih menyebutkan nyaris semua nama makanan Indonesia dengan lidah kita, jadi tidak seperti orang bule yang sedikit ‘cadel‘…. Misalnya, saat mengatakan, “Terima kasih atas bakso, nasi goreng, emping, dan kerupuk. Semuanya nikmat,” dan setelah acara makan malam itu selesai dalam sambutan pidatonya di depan tamu-tamu negara dan Presiden SBY, ia berujar, “Semuanya enak….!

Baiklah, apakah kita kemudian bertanya dalam hati bagaimana setelah ini? Humm….. Tentu ini kembali kepada para pengemban amanah rakyat, para elite pemimpin untuk mengambil manfaat, Obama datang dengan niat bersahabat, dan membangun kerjasama lebih baik dengan negara kita dan disinilah diharapkan pemimpin kita dapat mengoptimalkan kerjasama itu bagi kemaslahatan negerinya masing-masing… Kedekatan psikologis (mengingat beliau pernah tinggal di masa kecilnya di negeri kita) Obama dengan Indonesia, bila dikelola dengan baik, pasti bisa berdampak pada hadirnya kebijaksanaan-kebijaksanaan bilateral yang menguntungkan Indonesia.

R. William Liddle, seorang indonesianis – pengamat Indonesia yang skeptis dengan kunjungan Obama ke negeri kita mengatakan posisi Indonesia nggak level bila disandingkan dengan posisi Amerika Serikat (AS), terlalu jauh dalam banyak segi, sehingga sebagai kawan ataupun lawan, negeri kita tak akan memberi pengaruh signifikan bagi negara adidaya tersebut ketimbang India misalnya, apalagi China dan Rusia.

Terlepas pandangan pesimis itu, Liddle pun mengakui bahwa simpati pribadi seorang Presiden AS bisa banyak membantu bagi hadirnya proyek-proyek bersama di bidang pendidikan, lingkungan hidup, perubahan iklim, perdagangan dan penanaman modal.

Bagaimana dengan kepiawaian pemerintah negeri kita mengkapitalisasi kunjungan dan pesona pribadi Obama tersebut? Ya, marilah kita tunggu saja hasilnya…..

(Diolah dari kompas.com, Suara Pembaruan, Foto Reuters, Kompas/Alif Ichwan/Pool)

About -dN5
Here I am........

3 Responses to Obama Sudah Pergi… Selanjutnya Bagaimana?

  1. trix says:

    Salut deh…. Pak Obama….. !

  2. Pingback: Pramugari Buka Baju untuk Amal… « Stories From The Road… SFTR

  3. Pingback: Tatkala Pramugari Buka Baju… « Stories From The Road… SFTR

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: