Menunggu “El Clasico” Madrid-Barca Semi Final Liga Champions 2011

El Clasico Madrid-BarcaKurang lebih dua hari lagi laga I semifinal Liga Champions antara Barcelona dan Real Madrid akan berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid. Tetapi masyarakat penggemar bola sudah lebih dulu panas, beberapa tempat ajang Nobar (nonton bareng) di beberapa cafe di Jakarta sudah tentu akan diserbu beramai-ramai, menyenangkan bagi pemilik cafe tersebut.

Belum lagi di pinggir-pinggir jalan dimana warung-warung berada, sudah berkumpul semua masyarakat penggila bola, apalagi yang dibicarakan kalau bukan masing-masing memegang jagonya, entah siapa nanti yang akan menang

Lihatlah beberapa petikan percakapan di pinggir jalan,

Elo megang siapa? Gue voor deh lo setengah, gue tetep megang Barca deh….

Aahh.. emang elo berani kasih voor buat gue, Madrid ada Mourinho sekarang, jaminan mutu, tahu!

Terserah elo, berani kagak?


Percakapan akan semakin seru bila ada teman-teman mereka bergabung di sana, sebuah warung rokok di pinggir jalan, pemandangan biasa di Jakarta bila berada di daerah pemukiman. Dimana mulai dari supir bajaj, penjaga warung rokok itu sendiri dan pelanggan tetapnya. Suasana ini akan semakin semarak bila menjelang Hari-H, televisi dipasang di pojokan warung atau di bawah tenda yang sengaja dipasang untuk ajang Nobar ini…

El ClasicoSementara penggila bola semakin panas dingin, tampaknya kedua pelatih pun terlibat perang kata-kata menjelang pertandingan I Semi Final Liga Champions ini, dan pelatih Madrid, Jose Mourinho sepertinya adem ayem saja menghadapi pertandingan ini, seperti disampaikan bek Madrid, Sergio Ramos yang dikutip dari situs portal kompas.com,

Dia (Mourinho) selalu rileks. Dia tidak pernah mengubah filosofinya, gaya, dan kebiasaannya. Dia memiliki ide yang jelas tentang apa yang dia inginkan,” tutur Ramos.

Laga melawan Barca, Kamis (28/4/2011) pukul 02.00 wib dini hari menjadi ajang pembuktian kembali keampuhan resep “Mou” dalam meredam kehebatan klub super, FC Barcelona atau lebih dikenal sebagai “Barca” yang terkenal menjadi dasar filosofi sepakbola Spanyol – yang kemudian menjadi juara dunia FIFA World Cup 2010 lalu di Afrika Selatan – filosofi “tiki taka“. Bola dimainkan dengan indah melalui sentuhan satu dua dari kaki ke kaki dan berlangsung demikian cepat, dengan jangkarnya, Xavi Hernandez dan pengatur irama permainan Andres Iniesta. Sampai-sampai saking indahnya aliran bola ini mengalir pemain klub Arsenal dari Inggris, Theo Walcott mengatakan menonton Barca bak menonton permainan video game sepakbola…

Siapa pun yang menang, apakah “La Merengues” Madrid yang menjadi tuan rumah pada laga I ini atau “Cules” Barca, menikmatinya di depan televisi sungguh merupakan hiburan istimewa melihat para master sepakbola dunia saling bertemu di lapangan hijau… Lihatlah Ronaldo, Benzema, Higuain, Kaka, Adebayor, Ozil, Ramos, Casillas di sisi Madrid melawan Messi, Villa, Xavi, Iniesta, Seita, Busquets, Puyol, Valdez di sisi Barca… Para cempiang di dunianya!

Nobar di cafe atau di pinggir jalan atau barangkali menonton di rumah sudah tak ada lagi bedanya, siapa pun yang menang nanti.. Toh, bola tetap bundar, semua bisa terjadi!

——————–
(Foto google.com)

About -dN5
Here I am........

5 Responses to Menunggu “El Clasico” Madrid-Barca Semi Final Liga Champions 2011

  1. rahmat says:

    bola boleh bundar, kemenangan El Real cuma sesuatu yang kebetulan saja… Sukses untuk Barca…

  2. rat says:

    Madrid aja deh…. soalnya ada RonaLdo……🙂
    suka……………

  3. Pingback: FC Barcelona’s Extraordinary! « Stories From The Road… SFTR

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: