PSSI? Tak Takut Sanksi FIFA?

Logo PSSIKongres Pemilihan Pengurus PSSI periode 2011-2015 akhirnya berjalan deadlock. Pemimpin sidang yang juga Ketua Komite Normalisasi dengan tegas menutup kongres karena menilai jalannya sidang sudah tak kondusif. Begitu bunyi sebuah artikel di situs portal kompas.com, Jumat, 20 Mei 2011 pukul 20:45 WIB yang juga dihadiri dua perwakilan FIFA, Thierry Regenass dan Frank van Hattum.

Pemandangan tak kalah seru menyaksikannya langsung melalui layar televisi, suasana kongres tersebut sangat riuh dan terlihat kacau, terdengar suara-suara teriakan, “Bodooohh…” berulang-ulang dari salah seorang peserta kongres, rupanya teriakan-teriakan dan kisruh di dalam ruangan kongres bertempat di Hotel Sultan kemarin yang dipimpin oleh Ketua Komite Normalisasi, Agum Gumelar, dianggap sudah tidak kondusif lagi, sehingga ia memutuskan untuk segera menghentikan jalannya kongres! Tambah ramai deh!


Apa dampak yang mungkin terjadi? PSSI kemungkinan besar akan terkena sanksi FIFA, badan pengelola sepak bola dunia, yang akan diputuskan pada Sidang FIFA, 1 Juni 2011 nanti. Bagaimana bentuk sanksi tersebut, belum diketahui lebih jauh. Kemungkinan besar Indonesia akan diasingkan dari seluruh pergaulan sepak bola dunia. Tapi ada juga pihak-pihak yang menyangsikan hal tersebut, “Pertanyaannya, apakah karena kongres ditinggalkan oleh Agum Gumelar (Ketua Komite Normalisasi), FIFA memberikan sanksi kepada Indonesia? Tidak ada sanksi dan tidak ada alasan hukumannya. FIFA tidak bodoh menjatuhkan sanksi,” kata salah seorang pemilik suara hari ini.

Pendapat kebanyakan masyarakat negeri ini adalah menyayangkan! Hal ini bisa diikuti melalui situs microblogging twitter dan situs jejaring media sosial facebook, seperti diutarakan oleh seseorang, “Kelompok yang ingin memaksakan kehendak???…Cuma bikin malu bangsa Indonesia di mata dunia…ibarat pahlawan kesiangan…sadar dirilah bahwa Indonesia itu bukan cuma kalian…Tapi ada ratusan juta jadi jangan asal mengatas-namakan rakyat Indonesia…Patuhi aturan yang berlaku…Layaknya kita orang timur yang mengedepankan tata krama bukan arogansi seperti kalian….DEMI BANGSA DAN RAKYAT INDONESIA…

Tragedi HeyselSedih memang, bila Indonesia dikenai sanksi FIFA, maka terhempaslah sepak bola kita dari dunia dan hanya bisa bermain di dalam negeri saja, tak ada lagi negara yang mau bertanding di sini, bahkan negara sesama ASEAN pun akan sungkan, karena mereka pun takut mendapat teguran nantinya. Masih belum hilang dari ingatan kita peristiwa Tragedi Heysel yang memilukan dan menewaskan 39 pendukung sepakbola (32 suporter Juventus, 4 orang warga negara Belgia, 2 orang Perancis serta seorang Irlandia) saat final Piala Champions 29 Mei 1985 antara Liverpool dan Juventus. Kejadian ini membuat Inggris yang sebelumnya klub-klub sepakbolanya begitu merajai Eropa kemudian mendapat larangan bertanding di tingkat internasional selama 5 tahun lamanya. Dampaknya begitu larangan itu selesai, Inggris langsung terpuruk kualitas persepakbolaannya di dunia!

Apalagi Indonesia yang peringkat FIFAnya cuma sekitar 120an… Apa tidak tambah runyam? Sudah sepak bolanya sering kalah dan jauh dari prestasi, kemudian mendapat sanksi pula. Hancur!

Irfan BachdimSecara sosial ekonomi lihatlah pula nanti pengaruhnya, yang sederhana saja dulu, penjualan T-shirt di pedagang-pedagang kecil langsung melorot, bakat-bakat sepak bola tak lagi mempunyai tempat untuk mengasah dan mengukur kemampuan. Jangankan lagi pemain naturalisasi seperti Irfan Bachdim yang ber-ibu Jerman, mereka tentu lebih baik kembali ke negara asalnya dan mendapat kesempatan mengembangkan karier persepakbolaannya di negara kelahiran mereka masing-masing.

Barangkali mereka yang membuat kisruh sepak bola kita melalui kongres kemarin perlu memikirkan kembali perilaku tak menguntungkan tersebut. Tak ada istilah kedaulatan negara pada organisasi sepak bola dunia, karena negara anggota sudah sepakat dengan semua aturan bersama di sana sebagai keluarga sepak bola dunia. Selama gawang tetap 2 buah, titik penalti di depan gawang 11 meter dan aturan-aturan lain, ya… FIFA lah yang menentukan. Tak takutkah kita dengan sanksi FIFA?

———————————————
(Berbagai sumber kompas.com, wikipedia.org/Photo PSSI, kompas.com)

Artikel Terkait:
1. Agum: Kongres Selanjutnya Belum Bisa Dipastikan
2. Kelompok Pemilik Suara Telah Menghujat FIFA
3. Andi Berharap FIFA Tak Jatuhkan Sanksi
4. Tragedi Heysel, Dimaafkan Namun Tak Dilupakan
5. Inilah Alasan Agum Menutup Kongres

About -dN5
Here I am........

3 Responses to PSSI? Tak Takut Sanksi FIFA?

  1. trix says:

    Sanksinya seperti apa siyy…??

  2. aLi says:

    sudah pak di sanksi saja, biar ngerti kayaknya….
    hahaha…..
    dasar minus!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: